Jakarta – Rabu, 15 Mei 2024, Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah mengadakan Kuliah Tamu dan mengundang pembicara yang memiliki keahlian dalam bidang Pendidikan Islam. Acara ini berlangsung di Aula Ibnu Rusyd Universitas Darunnajah dan dihadiri oleh Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam.
Pembicara dalam kesempatan tersebut adalah Prof. Dr. Zetty Nurzuliana Binti Rasyeh, dari Universitas Islam Selangor (UIS) Malaysia. Dengan pengetahuan dan pengalamannya, Prof. Zetty memaparkan sejarah perkembangan Pendidikan Islam di Malaysia, diawali dengan peran penting Istana dalam penyebaran agama Islam di masa lalu.
Prof. Zetty menjelaskan bahwa sejarah pendidikan Islam di Malaysia dimulai dari Istana, khususnya pada masa pemerintahan Sultan Melaka yang pertama memeluk Islam dengan nama Iskandar Shah. Sultan Melaka tersebut mendatangkan ulama-ulama untuk mengajar Islam di Istana, yang kemudian juga diikuti oleh para pembesar istana dan rakyat jelata yang memeluk Islam. Hal ini menjadikan istana sebagai pusat pengajaran dan penyebaran Islam.
Selain itu, Prof. Zetty juga menyampaikan tentang transformasi pendidikan di era modern, terutama terkait dengan Revolusi Industri 4.0. Ia menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi telah mengubah paradigma pendidikan, dari penggunaan tenaga manusia hingga otomasi dan pendigitalan yang memungkinkan manusia untuk lebih memaksimalkan fungsi otak.
Peserta kuliah tamu ini terlibat aktif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap materi yang disampaikan oleh Prof. Zetty. Mereka merespon dengan antusias dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan sejarah dan transformasi pendidikan Islam di Malaysia.
Acara ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa tentang peran penting sejarah dalam membentuk pendidikan Islam, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dan peluang dalam era Revolusi Industri 4.0 yang semakin kompleks.





