Magister MPI UDN Ikuti Seminar untuk Tingkatkan Kualitas Penulisan Artikel terindex Scopus

Dalam rangkaian Temu Tahunan ke-12 Asosiasi Program Studi Pendidikan Islam (PPMPI), sebuah seminar yang sangat bermanfaat mengenai penulisan artikel untuk publikasi di jurnal internasional, khususnya yang terindeks Scopus, disampaikan oleh Dr. Hasan Baharun. Seminar ini berlangsung pada Kamis, 20 November 2025, di Hotel All Nite and Day Alam Sutera, Tangerang.

Dr. Hasan Baharun, seorang ahli di bidang publikasi ilmiah, memberikan wawasan mendalam tentang strategi dan teknik untuk menulis artikel yang diterima di jurnal-jurnal Scopus, serta bagaimana memanfaatkan teknologi AI secara legal untuk mendukung proses tersebut. Dalam sesi ini, beliau menekankan beberapa tips dan trik yang sangat berguna bagi para penulis akademik, terutama yang ingin mempublikasikan karya ilmiah mereka di jurnal-jurnal bereputasi.

Beberapa poin penting yang disampaikan dalam seminar tersebut antara lain:
1. Penggunaan Turnitin AI untuk Mengecek Artikel – Dr. Hasan menekankan pentingnya penggunaan Turnitin untuk memeriksa plagiarisme dalam artikel, tetapi mengingatkan agar tidak berlebihan dalam menggunakan koma.
2. Deepl Translate Jangan Copas – Penting untuk menghindari hanya sekadar menyalin teks terjemahan dari Deepl, melainkan harus dipahami dan disesuaikan konteksnya.
3. Mencari Novelty dengan Scopus AI – Untuk menemukan aspek kebaruan dalam penelitian, penulis dapat memanfaatkan Scopus AI yang legal dan sah.
4. Penggunaan Akun Scopus Berbayar – Pengguna akun Scopus berbayar memiliki akses ke fitur Scopus AI yang dapat membantu dalam menemukan titik kebaruan (novelty) dalam artikel.
5. Pemilihan Referensi – Referensi yang digunakan harus berasal dari sumber yang terpercaya, dengan preferensi pada jurnal yang sudah terindeks Scopus, guna meningkatkan kemungkinan artikel diterima.
6. Teknologi AI untuk Membantu Membuat Grafik – Dr. Hasan juga menyarankan agar penulis memanfaatkan teknologi AI untuk membuat grafik yang lebih efisien, sehingga tidak perlu dilakukan secara manual.
7. Cara Mencari Editor dan Reviewer Internasional – Dr. Hasan membagikan tips bagaimana mencari editor dan reviewer internasional menggunakan platform seperti ScienceDirect, serta pentingnya mengirimkan permintaan untuk menjadi reviewer tanpa meminta izin terlebih dahulu, karena proses ini cenderung lebih efektif.

Seminar ini juga membahas tentang pentingnya H-index dalam peningkatan reputasi penulis di Scopus dan bagaimana mengoptimalkan sitasi untuk meningkatkan dampak karya ilmiah. Dr. Hasan juga mengingatkan peserta tentang pemanfaatan teknologi AI, yang saat ini sudah versi 5, untuk meningkatkan kualitas tulisan dan artikel yang akan dipublikasikan.

Peserta seminar dari UDN: Dr. Arizqi Ihsan Pratama, M.Pd. (Direktur PSDKU UDN Bogor), Muchammad Ibnu Muzakir, M.Pd. (Sekprodi Magister MPI UDN), dan Matnur Ritonga, M.Pd. (Dosen MPI UDN). Mereka aktif mengikuti diskusi yang memperkaya pengetahuan tentang teknik penulisan ilmiah yang sesuai dengan standar internasional.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan para peserta dapat lebih memahami cara untuk menghasilkan artikel ilmiah yang berkualitas dan memenuhi persyaratan jurnal-jurnal internasional terkemuka, serta bagaimana memanfaatkan teknologi terbaru untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas riset.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *