Pada hari Rabu, 10 Desember 2025, lima mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Darunnajah Jakarta (UDN) berpartisipasi dalam National Conference yang diselenggarakan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Mereka didampingi oleh dosen pembimbing, Miftah Hur Rahman Zh, M.Pd. yang juga merupakan dosen aktif di UDN. Konferensi ini bertemakan “Manajemen Pendidikan Deep Learning dan Inovasi Kurikulum untuk Penguatan dalam Deep Learning”, yang bertujuan untuk membahas peran teknologi dalam dunia pendidikan di tengah pesatnya perkembangan digital.
National Conference ini menghadirkan para akademisi dan praktisi pendidikan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait dengan inovasi pendidikan. Tema yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan pendidikan terkini, terutama dalam mengintegrasikan teknologi, khususnya deep learning, dalam proses pembelajaran. Deep learning diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan pendekatan yang lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Mahasiswa MPI UDN membawa judul “Inovasi Kurikulum sebagai Strategi Manajemen Pendidikan untuk Penguatan Deep Learning di Era Society 5.0”. Dalam presentasi tersebut, mereka mengusulkan pentingnya pengembangan kurikulum yang lebih adaptif dan berbasis teknologi untuk mendukung penerapan deep learning dalam pendidikan. Inovasi kurikulum tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat kualitas pembelajaran dan menyiapkan siswa untuk menghadapi tantangan yang muncul di era digital dan Society 5.0.
Konferensi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk menggali lebih dalam berbagai pendekatan manajerial dalam pendidikan, termasuk bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam pengelolaan kurikulum dan metode pembelajaran. Melalui diskusi dan presentasi yang dilakukan, para peserta konferensi dapat memahami lebih jauh tentang bagaimana deep learning dapat membantu meningkatkan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, sekaligus memperkenalkan model pendidikan yang lebih futuristik dan inovatif.
Dosen pembimbing Miftah Hur Rahman Zh, M.Pd. menilai bahwa partisipasi mahasiswa MPI UDN dalam konferensi ini sangat penting dalam konteks pengembangan kurikulum berbasis teknologi. Menurutnya, untuk menghadapi tantangan di era Society 5.0, pendidikan perlu bertransformasi dengan mengadopsi teknologi yang dapat mendukung proses belajar mengajar secara lebih mendalam dan adaptif. Inovasi kurikulum yang berbasis pada deep learning diyakini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan sistem pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.
Dalam konferensi ini, berbagai topik terkait dengan pengelolaan pendidikan di era digital dibahas, mulai dari pengembangan kurikulum yang berorientasi pada teknologi hingga penerapan deep learning dalam pembelajaran. Beberapa sesi workshop dan diskusi panel turut digelar, memberikan wawasan bagi para peserta mengenai cara-cara inovatif dalam menerapkan teknologi di ruang kelas. Pembicara-pembicara dari berbagai universitas dan lembaga pendidikan terkemuka turut membagikan pengalaman dan riset terbaru mereka mengenai teknologi pendidikan dan manajemen pendidikan berbasis deep learning.
National Conference ini juga menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring akademik dan mendapatkan berbagai perspektif baru dari para ahli di bidang pendidikan dan teknologi. Selain itu, konferensi ini juga memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi dalam mengembangkan solusi-solusi inovatif yang dapat diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Partisipasi mahasiswa UDN dalam konferensi ini semakin mempertegas komitmen universitas dalam mengembangkan pendidikan yang berbasis pada teknologi dan relevan dengan tuntutan zaman.
Di akhir acara, seluruh peserta konferensi menerima sertifikat sebagai pengakuan atas partisipasi mereka. Bagi mahasiswa UDN, kesempatan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dalam memperdalam wawasan mengenai manajemen pendidikan dan teknologi. Melalui pengalaman ini juga mereka diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk menciptakan inovasi di dunia pendidikan, khususnya dalam pengelolaan kurikulum yang lebih adaptif dan berbasis teknologi guna memperkuat pembelajaran di era digital dan Society 5.0.




